9 Tarian Adat Sumatera Selatan dan Penjelasannya Terpopuler

Posted on 110 views

INFOLLG.NET9 Tarian Adat Sumatera Selatan dan Penjelasannya Terpopuler – Indonesia memang terkenal kaya akan adat istiadat serta budayanya. Salah satu yang menjadi andalan adalah banyaknya tarian tradisional yang ada di Negeri ini.

Salah satu dari sekian banyak Tari Tradisional yang ada di Indonesia, Tarian Adat dari Daerah Sumatera Selatan adalah tarian yang wajib kita ketahui terutama sebagai warga kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Berikut ini kami telah merangkum 9 Tarian khas yang berasal dari daerah Sumatera Selatan. Artikel kali ini sengaja kami buat sebagai salah satu cara untuk menjaga dan melestarikan tarian asli Indonesia. Jangan sampai tarian kita hilang dilekang oleh waktu atau bahkan sampai di claim Negara lainnya. Langsung saja kita simak bersama-sama berikut ini:

9 Tarian Adat Sumatera Selatan dan Penjelasannya Terpopuler

9 Tarian Adat Sumatera Selatan dan Penjelasannya Terpopuler


Tari Gending Sriwijaya


Siapa yang tidak kenal dengan tarian yang satu ini. Yup, Tari Gending Sriwijaya adalah salah satu tarian yang berasal dari Kota Palembang.

Mengapa namanya ‘Tari Gending Sriwijaya’? Hal ini dikarenakan Tari Gending Sriwijaya adalah tarian yang diiringi langsung oleh melodi dari lagu Gending Sriwijaya.

Tarian ini menggambarkan rasa rindu dari seseorang akan masa kejayaan, keagunang, serta keluhuran zaman kerajaan Sriwijaya.

Oleh karenanya tidak mengherankan, tarian ini lebih sering digunakan untuk menyambut tamu yang diagungkan atau tamu tamu istimewa seperti; Presiden, Menteri, Gubernur, Walikota, Duta Besar Negara tetangga, dan lain sebagainya.

Bahkan pada zaman dahulu tidak sembarang orang bisa melakukan tarian ini. Karena hanya seorang putri raja, sultan, atau para bangsawan saja yang boleh melakukan tarian ini. Anda tertarik untuk mempelajarinya? 😀 Silahkan simak video dibawah ini:

[youtube width=”100%” height=”300″ src=”rhWyo3IvxU4″][/youtube]

[infobox style=”alert-shadow”]

Keterangan Tarian:

Tari Gending Sriwijaya baisanya dibawakan oleh 13 orang dimana terdiri dari 9 penari utama, 4 penari pendamping dengan formasi sebagai berikut:

  • Penari utama pembawa tepak (tepak, kapur, sirih) = 1 orang
  • Penari pembawa peridon (perlengkapan tepak) = 2 orang
  • Penari pendamping di posisi 3 kanan dan 3 kiri) = 6 orang
  • Penari yang membawa payung kebesaran = 1 orang (biasanya pria)
  • Penyanyi lagu Gending Sriwijaya = 1 orang (Kalo sekarang kebanyakan menggunakan kaset/cd/mp3)
  • Pembawa tombak = 2 orang (biasanya 2 orang pria)

[/infobox]


Tari Pagar Pengantin


Tari Pagar Pengantin Sumatera Selatan

Tari Pagar Pengantin ini juga tidak kalah populer dibandingkan dengan Tari Gending Sriwijaya. Pasalnya Tari Pagar Pengantin ini hampir selalu dibawakan ketika pesta pernikahan di Sumatera Selatan. Mengapa?

Tari Pagar Pengantin biasa digunakan untuk melambangkan bahwa si pengantin wanita telah menjadi wanita dewasa dan melepas masa lajangnya. Bahkan, pada zaman dahulu, Tari Pagar Pengantin ini adalah tarian terakhir yang dilakukan oleh pengantin wanita di muka umum kecuali ia mendapatkan izin dari sang suami.

Sebagai seorang keturunan Sumatera Selatan, yang masih lajang ataupun jomblo, tidak ada salahnya jika Anda mempelajarinya. Karena suatu hari nanti pasti akan sangat berguna untuk Anda. Selamat belajar. 😀 Mungkin video berikut ini dapat dijadikan referensi:

[youtube width=”100%” height=”300″ src=”LFxEaU627qQ”][/youtube]


Tari Kebagh / Tari Kemban Bidudari / Tari Bidudari


Tari Kebagh Tari Khas Sumatera Selatan

Tarian yang satu ini syarat akan sejarah. Pada zaman dahulu, dikisahkan tarian ini dilakukan oleh seorang bidadari sebelum terbang kekayangan. Woww!!

Jadi tidak mengherankan jika para penari yang membawakan Tari Kebagh ini secantik bidadari yang dibalut dengan pakaian khas Besemah. Gerakan tarian ini seperti melambai-lambai seperti hendak terbang ke kayangan. 😀


Tari Madik (Nindai)


Tari Madik atau Nindai Tarian Sumatera Selatan 2

Tari Madik (Nindai) adalah salah satu tarian yang digunakan oleh masyarakat Sumatera Selatan dalam rangka menilai calon menantunya.

Di Sumatera Selatan ada sebuah budaya dimana orang tua dari mempelai laki-laki akan berkunjung ke rumah besan untuk menilai calon mantu nya. Proses menilai dan melihat ini yang disebut Nindai atau Madik.


Tari Putri Bekhusek


Tari Putri Bekhusek adalah salah satu tarian yang berasal dari Sumatera Selatan yang sangat populer dan terkenal di daerah OKU atau Ogan Komering Ulu.

Sesuai dengan namanya, Bukhsek berarti bermain, Tari ini berarti tarian putri yang sedang bermain dimana sekaligus melambangkan kemakmuran daerah setempat dan Sumatera Selatan pada umumnya.


Tari Rodat Cempako


Tari Rodat Cempako Tarian Daerah Sumatera Selatan

Tari Rodat Cempako adalah salah satu tarian dari Sumatera Selatan yang sangat kental unsur islaminya (timur tengah). Mengapa?

Karena Tarian ini dibawakan dalam posisi duduk dengan menggunakan syair berbahasa arab yang berasal dari Kita Al-Berzanji yang diiringi oleh rebana

Sesuai dengan bahasa yang digunakan, selain digunakan untuk mengiringi pengantin, tari ini juga digunakan dalam acara kesenian islami seperti Maulid Nabi dan lain sebagainya.


Tari Sebimbing Sekundang


Tari Sebimbing Sekundang sebenarnya sangat mirip dengan Gending Sriwijaya, yang mana dibawakan untuk menyambut tamu kehormatan. Formasi tarian ini juga sangat mirip dimana ada seorang wanita pembawa tepak, 2 pembawa rempah, 1 membawa payung agung, dan 2 orang pengawal.

Tarian ini sebenarnya berasal dari masyarakat OKU (Ogan Komering Ulu) yang memiliki motto Kabupaten OKU ‘Bumi Sebimbing Sekundang’ yang bermakna berjalan seiring dan saling membantu untuk mencapai sebuah keberhasilan.


Tari Tanggai


Tari Tanggai Tari Khas Daerah Sumatera Selatan

Tari Tanggai juga merupakan tarian yang dibawakan untuk menyambur para tamu terhormat. Namun, tari ini dibawakan oleh 5 orang saja dengan mengenakan pakaian khas daerah seperti songket, pending, kalung, sanggul, dodot, sanggul, kembang goyang dan tentu saja tanggai.

Tanggai adalah sebuah benda yang di pasang di jari yang menyerupai kuku biasanya berasal dari bahan tembaga.


Tari Tenun Songket


Tari Tenun Songket Asli Khas Sumatera Selatan

Sesuai dengan namanya Tari Tenun Songket ini berasal dari tradisi menenun yang ada di masyarakat Palembang, Sumatera Selatan yang sudah ada dari zaman kerajaan Sriwijaya.

Hal inilah yang menginspirasi Tari Tenun Songket dimana menggambarkan para wanita di daerah Sumatera Selatan yang sedang menenun kain songket. Gerakan tangan yang mendominasi tari ini menandakan para kaum wanita yang sedang bergembira menenun kain songket.

[divider style=”dashed”]

Demikianlah informasi mengenai “9 Tarian Adat Sumatera Selatan dan Penjelasannya Terpopuler’’ yang dapat  kami hadirkan untuk pembaca setia InfoLLG.net. Apabila artikel diatas ada kesalahan, maka kami dengan senang hati menerima kritik dan saran dari Anda. Semoga artikel diatas dapat bermanfaat dan terima kasih.

All Images source: image.google.co.id

[infobox style=”alert-gradient”]

References:

  • Gending Sriwijaya. https://id.wikipedia.org/wiki/Gending_Sriwijaya. Accessed on February 21st, 2017.
  • Gending Sriwijaya. https://www.youtube.com/watch?v=rhWyo3IvxU4. Accessed on February 21st, 2017.
  • Pagar Pengantin. https://www.youtube.com/watch?v=LFxEaU627qQ. Accessed on February 21st, 2017.
  • Tari Rodat Cempako. http://tempolagu.blogspot.co.id/2016/11/tari-rodat-cempako-tarian-daerah.html. Accessed on February 21st, 2017.

[/infobox]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *