Pengertian Pencemaran Udara Beserta Penyebab dan Cara Mengatasinya

Posted on 39 views

INFOLLG.NETPengertian Pencemaran Udara Beserta Penyebab dan Cara Mengatasinya – Salah satu komponen penting yang memberikan kelangsungan suatu kehidupan di muka bumi ini adalah udara. Apakah Anda sudah tau apa itu udara? Apa pentingnya bagi kehidupan di bumi? Apakah udara dapat tercemar? Oke… akan kita bahas tuntas disini! Let’s check it out!

Pengertian Pencemaran Udara Beserta Penyebab dan Cara Mengatasinya

Pengertian Pencemaran Udara Beserta Penyebab dan Cara Mengatasinya
Image’s addopted from: biologynoteshelp.com

Udara adalah komponen atmosfer yang mengandung berbagai senyawa kimia dalam bentuk gas. Salah satu unsur gas yang paling penting bagi kehidupan dimuka bumi adalah oksigen. Hampir semua makhluk hidup yang ada dimuka bumi ini membutuhkan oksigen.

Salah satu makhluk hidup yang membutuhkan oksigen adalah manusia. Manusia mengandalkan oksigen untuk menghasilkan energi yang besar melalui proses respirasi.

Dalam proses respirasi, manusia membutuhkan oksigen lalu akan mengeluarkan gas buangan yang beracun bagi tubuh  yang biasa disebut dengan karbondioksida. Gas ini nantinya akan dikeluarkan ke atmosfer.

Usia bumi yang terus bertambah tentu akan membuat komposisi udara makin lama menjadi makin tidak seimbang/berubah. Meningkatnya gas-gas pembakaran dan beberapa gas beracun lain yang berasal dari aktivitas makhluk hidup yang ada di alam akan membuat sebuah pencemaran udara.

Apa itu pencemaran udara? Apa penyebab pencemaran udara? Apakah dampak yang dapat ditimbulkan dari pencemaran udara? Lalu adakah cara untuk mengatasi pencemaran udara yang terjadi di bumi? Yuk kita bahas satu persatu…


Pengertian Pencemaran Udara


Di alam ini udara mengandung berbagai macam unsur penting dalam kelangusngan makhluk hidup. Berikut ini komponen gas dalam udara:

  • Argon = 0,93%
  • Karbondioksida = 0,03%
  • Nitrogen = 78%
  • Oksigen = 21%
  • Ozon = 0,00001%.

Nitrogen adalah unsur di urutan pertama yang paling banyak yang ada di dalam udara. Unsur ini dibutuhkan untuk sintesis protein bagi organisme.

Sementara itu, oksigen adalah unsur di urutan kedua paling banyak yang ada di dalam udara. Unsur ini dibutuhkan untuk melakukan proses respirasi bagi organisme aerob.

Dalam sebuah proses respirasi (manusia), oksigen yang diambil akan digantikan oleh karbondioksida. Meskipun bersifat racun, ternyata karbondioksida ini dibutuhkan bagi tumbuhan dan alga untuk berfotosintesis.

Sedangkan Ozon (O3) merupakan partikel penting bagi semua organisme karena berfungsi menangkal radiasi ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari terhadap penduduk bumi.

Namun, semakin berkembangnya industri dan teknologi membuat masuknya gas-gas yang merusak komponen udara. Sehingga udara akan mengalami sebuah pencemaran.

Apa itu pencemaran udara?

Pencemaran Udara adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain ke udara oleh kegiatan manusia atau proses alam, sehingga kualitas udara turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan udara menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukkannya. (Keputusan Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup No. KEP-03/MENKLH/II/1991).


Apa Penyebab Pencemaran Udara?


Setelah kita mengetahui pengertian dari pencemaran udara, lalu kita dapat berfikir apasih yang menyebabkan udara itu dapat tercemar?

Menurut Undang-undang No. 4 Tahun 1982 (Pasal 1 ayat 7) Pencemaran udara dapat disebabkan oleh 2 hal yaitu; kegiatan manusia dan proses alam.

Agar lebih jelas lagi langsung aja yuk kita simak pembahasannya satu persatu…

1. Aktivitas Manusia

Pembakaran

Tubuh manusia dan organisme lainnya secara alami akan melakukan sebuah proses pembakaran (alami). Proses pembakaran ini akan menghasilkan buangan berupa karbon atau lebih tepatnya karbondioksida.

Semakin banyak populasi manusia, itu artinya semakin banyak pula yang melakukan proses pembakaran. Artinya, karbondioksida pun akan semakin meningkat.

Hal ini tidak akan berdampak buruk apabila tumbuh-tumbuhan masih banyak dan tumbuh subur, karena karbondioksida memang dibutuhkan oleh tumbuhan untuk melakukan proses fotosintesis.

Tapi seperti yang kita ketahui bersama, populasi tumbuh-tumbuhan akhir-akhir ini semakin berkurang, kan? Bisa bayangkan betapa berbahayanya.

Oleh karena ini marilah kita tetap menjaga kelestarian lingkungan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan, tidak menghabisi pepohonan/menebang hutan, dan lain sebagainya.

Selain pembakaran secara alami, ternya ada lagi pembakaran yang lebih berabahaya, yiatu; pembakaran yang dilakukan untuk keperluan rumah tangga atau indsutri. Bahkan sifatnya lebih berbahaya dari karbondioksida, yaitu senyawa karbonmonoksida yang bisa menyebabkan pusing, batuk, sesak nafas, atau bahkan sebuah kematian. Jadi gimana? Masih mau merusak lingkungan?

Penggunaan Bahan Bakar Fosil

Bahan bakar minyak memang masih menjadi bahan bakar utama dalan proses pembakaran baik untuk keperluan rumah tangga, kendaraan bermotor, atau industri.

Seiring meningkatnya pengguna kendaraan bermotor, penggunaan bahan bakar fosil tentu akan semakin meningkat. Apa yang dihasilkan? Antara lain; karbonmonoksida, karbondioksida, dan timbal.

Senyawa diatas sangatlah beracun bagi tubuh manusia. Timbal dihasikan dari proses pembakaran yang tak sempurna. Contohnya pembakaran yang terjadi pada kendaraan ‘tua’. Salah satu efek terburuk ketika terlalu sering menghirup udara yang tercemar ini ialah kanker saluran pernapasan.

Penggunaan Pendingin

Alat seperti freezer atau AC akan menghasilkan senyawa berupa cloroflourcarbon atau biasa dikenal dengan CFC. #bukan ayam goreng ya 😀

Meskipun tidak bau, tidak mudah terbakar, tidak beracun, tidak mudah bereaksi, namun CFC ini dapat merusak lapisan ozon. Bayangain kalo lapisan ozonnya rusak terus terusan, lalu bolong? Gawat!

Limbah pertanian

Penguapan pupuk dan pestisida pada produk pertanian bisa menghasilkan polutan seperti metana dan nitrogendioksida.

Peningkatan metana dan nitrogendioksida ini dapat menyebabkan pemanasan global dan suhu bumi semakin meningkat yang secara otomatis udara pun akan tercemar.

Asap rokok

Rokok dan Pencemaran Udara?! Fix males banget mau ngomongin ini! Capek banget nyebutin bahayanya asap rokok bagi si perokok maupun orang-orang disekitarnya.

Menurut penelitian Rokok mengandung lebih dari 4000 senyawa kimia yang berbahaya bagi tubuh bakhan bisa menyebabkan kanker!

Bagi udara? Asap yang dihasilkan oleh rokok tak dapat dibantah dapat menyebabkan polusi dan pencemaran udara. Masih mau ngerokok? #goblok Upss… hiihii

2. Proses Alam

Selain aktivitas yang dilakukan oleh manusia, ternyata alam juga dapat menyebabkan sebuah pencemaran udara.

Sebagai contoh proses alam gunung meletis yang mana prosesnya mengeluarkan larva serta asap. Asap dari gunung meletus biasanya akan mengandung sulfur/senyawa belerang. Bahkan bisa menyebabkan hujan asam.

Hujan asam yang dihasilkan tentu akan merusakh tumbuh-tumbuhan. Apabila tumbuhan habis, tentu akan menyebabkan udah menjadi panas, tercemar, dan tidak sehat bagi tubuh. Dan yang satu lagi, pasti bisa memicu pemanasan global di bumi.


Dampak Pencemaran Udara


Dampak dari pencemaran udara memang pelan namun pasti. Cepat atau lambat tentu akan dirasakan oleh manusia. Berikut ini adalah beberap dampat pencemaran udara yang sudah pasti akan kita rasakan:

  1. Pemanasan global (global warming)
  2. Hujan asam (air hujan dengan pH yang rendah/asam)
  3. Penurunan kesehatan (memicu sel kanker)
  4. Kerusakan lapisan ozon
  5. Radiasi ultra violet
  6. dan lain sebagainya.

Mengatasi Pencemaran Udara


Lalu bagaimana kita dapat mengatasi pencemaran udara ini? Adakah usaha yang harus kita lakukan untuk mengatasi atau menghambat pencemaran udara?

Cara paling mudah untuk mengatasi agar tidak memperparah pencemaran udara yang sudah terlanjur terjadi dapat dimulai dari diri sendiri.

Selalu berupaya untuk meningkatkan kesadaran diri sendiri dan memulai untuk mengurangi segala tindakan atau aktivitas kita yang dapat memicu peningkatan pencemaran udara.

Misal; Anda yang merokok, BERHENTI merokok. Ataupun yang dirumahnya menggunakan AC, gunakanlah secara bijak. Pastikan AC digunakan apabila memang benar-benar dibutuhkan.

Gimana? Bisa gak nih? Atau baru mau mulai? Semangat ya…!

Selain itu, untuk mengatasi pencemaran kita juga dapat melakukan upaya-upaya sebagai berikut:

  1. Mencoba alternatif sumber energi lainnya. Misal mengganti sumber energi fosil dengan energi bioethanol ataupun energy matahari/ tenaga surya.
  2. Meminimalisir penggunaan kendaraan berbahan bakar minyak. Misal imbangi penggunaan kendaraan bermotor dengan penggunaan sepeda biasa. Atau kalau memang tidak bisa meninggalkan penggunaan kendaraan bermotor, pastikan gunakan kendaraan bermotor yang masih baru. Sehingga polutan/zat berbahaya yang dihasilkan semakin sedikit.
  3. Mengurangi penggunaan AC ataupun mesin pendingin lainnya. Kalau ruangan tidak benar-benar membutuhkan AC, maka sebaiknya tidak digunakan.
  4. Mencoba mencari memanfaatkan kotoran sebagai bahan bakar alami. Pernah dengar ada kotoran manusia dan hewan jadi sumber bahan bakar gas rumah tangga? Ya, itu adalah salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mengurangi pencemaran udara. Gimana dengan daerah Anda? Sudah ada atau belum?

Demikianlah informasi mengenai “Penyebab dan Pengertian Pencemaran Udara Beserta Cara Mengatasinya’’ yang dapat  kami hadirkan untuk pembaca setia InfoLLG.net. Semoga kita dapat bersama-sama meningkatkan kesadaran untuk perduli terhadap lingkungan tempat kita tinggal. Cintailah bumimu! Oh ya, apabila artikel diatas ada kesalahan, maka kami dengan senang hati menerima kritik dan saran dari Anda. Semoga artikel diatas dapat bermanfaat dan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *