Contoh Adaptasi Morfologi Pada Tumbuhan Beserta Gambarnya

Posted on 132 views

INFOLLG.NETContoh Adaptasi Morfologi Pada Tumbuhan Beserta Gambarnya – Halo semuanya… setelah sebelumnya kita bersama-sama membahas mengenai adaptasi morfologi pada hewan dan adaptasi morfologi pada manusia, maka kali ini kita akan lanjutkan dengan membahas mengenai contoh adaptasi morfologi yang terjadi pada tumbuhan.

Yukk…kita ingat-ingat kembali apasih sebenarnya perngertian dari adaptasi morfologi.

Ingetin nih ya… Adaptasi Morfologi adalah salah satu adaptasi yang dilakukan oleh makhluk hidup dengan cara menyesuaikan bentuk alat-alat tubuhnya berdasarkan dengan lingkungan habibatnya.

Penyesuaian bentuk alat-alat tubuh ini dapat dilakukan oleh manusia, hewan, bahkan tumbuhan.  Nah, pada artikel kita kali ini kita hanya akan fokus ke dalam contoh adaptasi morfologi pada tumbuhan saja, Seperti apakah adaptasinya? Yuk langsung kita simak bersama-sama.

Contoh Adaptasi Morfologi Pada Tumbuhan Beserta Gambarnya

Contoh Adaptasi Morfologi Pada Tumbuhan Beserta Gambarnya

Selain adaptasi morfologi pada hewan, di lingkungan sekitar kita juga bisa menemukan beberapa contoh adaptasi morfologi yang dilakukan oleh tumbuhan.

Jika kita lihat adaptasi morfologi tumbuhan dari tubuhnya, maka kita dapat membaginya menjadi 3 bagian, yaitu tumbuhan hidrofit, xerofit, dan higrofit.

Apasih maksudnya? Langsung yuk… kita bahas satu persatu…


a. Adaptasi Morfologi Tumbuhan Xerofit


Adaptasi Morfologi Tumbuhan Xerofit

Tumbuhan Xerofit adalah tumbuh-tumbuhan yang biasa hidup pada lingkungan yang mempunyai sedikit kadar air. Tumbuhan ini biasa kita temukan pada ekosistem gurun (pada pasir) atau savana. Salah satu contohnya adalah tumbuhan kaktus.

Lalu bagaiman tumbuhan kaktus sebagai tumbuhan xerofit melakukan  adaptasi morfologinya?

Kaktus dapat melakukan adaptasi morfologi dengan cara menyesuaikan akar, bentuk daun, dan bagian tubuh lainnya sesuai dengan lingkungan tempat ia tumbuh. Apa saja penyesuaiannya?

  • Pada bagian daun umumnya berbentuk seperti duri. Terkadang ada daunnya walaupun kecil dengan tujuan menghambat laju penguapan sehingga kehilangan air pada tubuhnya menjadi semakin sedikit.
  • Sebagian besar hanya mempunyai sedikit stomata dengan adanya sebuah lapisan yang menutupi seluruh bagain tubuh. Lapisan ini baisa dikenal dengan lapisan lilin. Apa tujuannya? Hal ini bertujuan agar mampu meminimalisir laju transpirasi pada suhu lingkungan yang tinggi.
  • Selain itu, tumbuhan jenis xerofit juga biasanya beradaptasi pada bagian akar. Akar mempunyai ukuran yang sangat panjang serta menyebar. Tujuannya apa? Ya, tidak lain dan tidak bukan adalah untuk mencukupi kebutuhan air yang tergolong sulit pada ekosistem gurun.

b. Adaptasi Morfologi Tumbuhan Hidrofit


Adaptasi Morfologi Tumbuhan Hidrofit

Selain pada tumbuhan xerofit, ternyata tumbuhan hidrofit juga melakukan adaptasi morfologi lho. 😀 Tapi udah pada tau belum apa itu tumbuhan hidrofit?

Hidrofit adalah tumbuh-tumbuhan yang biasa hidup pada lingkungan ekosistem air. Tumbuhan ini biasa kita temukan berada pada permukaan air. Salah satu contohnya adalah tumbuhan enceng gondok.

Lalu bagaimana tumbuhan hidrofit ini melakukan adaptasi morfologi?

Tumbuhan hidrofit ini menyesuaikan bentuk serta alat-alat tubuhnya dengan cara menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat hidupnya (ekosistem air). Dengan cara apa?

  • Tumbuhan jenis hidrofit ini melakukan adaptasi morfologi pada bagian akarnya dengan cara menyesuaikan bentuk akar menjadi bercabang-cabang dan pendek. Tujuannya? Ya untuk membatasi laju penyerapan air yang tinggi ke dalam tubuh.
  • Selanjutnya, tumbuhan jenis hidrofit ini melakukan adaptasi morfologi pada bagian batangnya dengan cara menyesuaikan bentuknya menjadi berongga. Hal ini bertujuan untuk membatasi daya serap akar atau daya kapilaritas batang terhadap air yang diserap oleh akar.
  • Ketiga, tumbuhan jenis hidrofit ini melakukan adaptasi morfologi pada bagian stomata. Biasanya stomata banyak terdapat pada bagaian atas permukaan daun. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan laju transpirasi dan membuang kelebihan air melalui penguapan.

c. Adaptasi Morfologi Tumbuhan Higrofit


Adaptasi Morfologi Tumbuhan Higrofit

Selain pada tumbuhan xerofit dan hidrofit, ternyata tumbuhan higrofit juga melakukan adaptasi morfologi. Apa sih tumbuhan higrofit itu? Tau gak? 😀

Higrofit adalah tumbuh-tumbuhan yang biasa hidup pada lingkungan ekosistem lembab. Tumbuhan ini biasa kita temukan berada daerah dasar ekosistem hutan hujan tropis. Salah satu contoh tumbuhan higrofit adalah tumbuhan paku, keladi, dan lumut.

Nah gimana tumbuhan higrofit ini melakukan adaptasi morfologi?

Pada umumnya, tumbuhan higrofit melakukan adaptasi morfologi dengan cara menyesuaikan bentuk daun menjadi tipis-tipis, daun menjadi lebih lebar dengan jumlah daun yang banyak. Hal ini digunakan untuk meningkatkan laju penguapan karena pasokan air yang berlebih.

Demikianlah informasi mengenai “Beberapa Contoh Adaptasi Morfologi Pada Tumbuhan Beserta Gambarnya’’ yang dapat  kami hadirkan untuk pembaca setia InfoLLG.net. Apabila artikel diatas ada kesalahan, maka kami dengan senang hati menerima kritik dan saran dari Anda. Semoga artikel diatas dapat bermanfaat dan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *